Posts

Showing posts from April, 2014
Image
Succulants lagi. ia saya rakam dari laman belakang rumah sahabat lama saya di lereng bukit Johnsonville. saya menamakannya daerah lerengan. memang kebanyakan rumah dibangunkan di atas landai bukit dan gunung. sering laman di laras lain daripada lantai rumah sendiri. mengingat kembali semua yang hijau sesekali dihayun angin dingin musim rontok, dari Tanah Semenanjung ini, saya serasa ingin kembali ke sana sambil duduk membaca sekhusyuknya surah ar Rahman yang bermula dengan Tuhan yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan al Qur'an, Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara, matahari dan bulan beredar mengikut perhitungan, dan tumbuh tumbuhan dan pohon pohon tunduk kepada-Nya... 
Image
Dilancarkan 24 April lalu sempena PBKL 2014. cerpen Antara Angin, Antara Cinta saya turut serta di dalamnya.
Image
Dua sahabat yang baik ini akhirnya pulang pada hari yang sama, 23 April 2014. dan mereka dari pusat pengajian yang sama, Psikologi dan Pembangunan Manusia, FSSK UKM. Wan Azreena Wan Jaafar merupakan senior sejak zaman belajar dan seterusnya menjadi sahabat. kali terakhir bertemu ketika saya sempat menziarahinya di HUKM. ternyata ketika itu arwah sudah lemah. sementara Haliza Sidek, sering mengambil lif yang sama setiap pagi untuk kami ke pejabat. kami selalu bertanya khabar dan arwah adalah seorang yang ramah dan berakhlak baik. saya pastinya sangat terkesan dengan berita kepulangan mereka. semoga malaikat menanti-nanti mereka yang baik ini. semoga perjalanan pulang mereka dipelihara Allah. al fatehah....
Image
Saya merakam gambar dari Grafton mendekati Taman Salju ini untuk dibawa ke persidangan bulan depan di belahan utara pula. pohon tua yang awalnya saya tanggap sebagai pohon pujangga songsang, sahabat baik Pak Hassan dalam Hari-hari Terakhir Seorang Seniman. bercerita ringkas kepada sahabat Uyghur yang menemani saya, Riz, mengatakan pohon itu membawa makna kesengsaraan, tapi, lihat di belakang itu ada air terjun kecil yang membawa harapan. saya menjenguk antara akar dan daun, ya memang ada yang meyakinkan di balik derita itu; hanya saya memberitahu Riz bahawa Pak Hassan akhirnya menemui jalan pulang ...
Image
Succulants ini sangat mencungkil rasa antara dingin angin perbukitan Johnsonville dengan sering luruhnya hujan tipis yang sesekali begitu lebat. si cantik ini mengirim saya kepada kecintaan terhadap makna penciptaan. ternyata saya lebih hampir dengan-Nya. betapa yang Mencipta itu lebih jauh indahnya. subhanallah!
Image
Ia tumbuh liar di jalanan.  namun saya cepat jatuh hati dan membawa saya untuk selalu berterima kasih. alhamdulillahi rabbil alamin. 

Image
Hasil kembara kali ini, saya bukan hanya membawa banyak bahan penelitian di dalam bagasi, ternyata saya juga sempat menyelitkan resepi coklat yang banyak dari Donna Hay! terima kasih Hazani, memperkenalkan saya dengan pakar masakan coklat ini.
Image
Buku ini saya capai dari rak di ruang tamu rumah lereng bukit sepanjang penginapan saya di daerah Johnsonville ini. membuka beberapa helaian dari God Speaks to Humanity, saya melihat kembali kehidupan dan pencarian tiga orang yang menghuni. saya percaya buku ini sering diselak dan diperhatikan dengan rapi untuk kerja pencarian mereka.
Image
Perjalanan kali ini lain daripada sebelumnya apabila saya berhasrat untuk menyewa sebuah bilik untuk tujuan penginapan. tidak seperti selalu saya lebih selesa menempah hotel. ternyata rumah di lereng bukit yang saya duduki ini membentang banyak cerita. foto ini antara yang tergantung di dinding kayu ruang makan. saya mengenali tiga penghuninya yang masing-masing punya kisah sendiri. akhirnya saya mendapat satu kesimpulan, mereka adalah pencari. jadi saya namakan rumah ini sebagai si pencari. bukankah sejak pesawat mendarat di landasan utara pulau panjang ini, saya sudah diberikan isyarat oleh Allah betapa saya ini masih menelusuri. ternyata saya juga seorang pencari. ah. doa saya yang tidak putus-putus semoga tiga penghuni rumah ini bertemu jalan yang lurus ....
Image
Banyak catatan dari rumah IIML di kampus Victoria ini. mengenali Damiens, ketua yang penuh dengan kerendahan hati menyambut saya dengan teh panas halia perahan lemon. mereka belajar dalam banyak perbincangan dan ia ternyata menumbuhkan fikiran seni dengan menghargai jalan bersirat dan berliku dalam melahirkan pelbagai narasi. dalam dingin hujan dan angin garang Welly, saya menyarung baju tebal dan menginsafi kecilnya diri!
Image
Sebuah buku yang sempat saya kenali dalam perjalanan ke Tanah Awan Putih yang Panjang. sahabat lama saya yang baik, Hayati, menyua buku ini saat banyaknya haloba dalam hati. dia seperti sangat mengenali gerak darah yang sering saja berkocak. sedang saya selalu membisikkan kepada Allah, tolonglah dipelihara iman saya. tolonglah Allah, saya mahu menjadi hamba-Mu yang lebih baik dan berikhlas dalam segala!

Ramalan

Image
Pesawat yang diambil dari utara harus berpatah balik. pada ketikanya saya jadi dungu dan keliru. dan seharian menunggu penerbangan baru, saya mengimbas perjalanan panjang lebih sepuluh jam ini. betapa kecilnya saya. ternyata  pesawat senja itu mendarat dengan selamat di landasan selatan. ramalan yang tepat apabila awan rendah, hujan terus tumpah dan angin dingin yang singgah tidak sudah-sudah. seperti catatan pendek saya kepada Zahar dari tingkap malam, angin yang datang seperti serigala liar yang tiba-tiba ke kaca jendela kamar sementara ini. musim luruh mula surut untuk meraikan salji yang bakal tiba. ah, saya ternyata sudah rindukan laman sendiri.
Image
Sehingga jumpa nanti Alif Matiin. Mummy pergi tidak lama! Terima kasih kepada Zahar yang mengambil alih banyak tugas di rumah.
Image
Guru yang akan saya kenang kebaikannya sampai bila-bila.  al fatihah saya yang tulus buat almarhum Profesor Dr Sahlan Mohd Saman. 1949-2014. semoga perjalanan pulangnya dipelihara Allah.