terima kasih kepada editornya, Sdr Ku Seman Ku Hussain.
saya juga senang dengan lukisan yang cantik ini.
sudikan membacanya ya!

Mimpi tidak jarang menjadi penawar bila sebenarnya kita merindui seseorang tanpa kita tahu. Rindu itu mengalir membeluk masuk ke daerah bawah sedar. kita bertemu dengan dia yang sudah lama bermukim dalam kenangan... seperti pohon buluh di hadapan dapur ini, yang bagai mimpi, sudah begitu tinggi melepasi tanpa saya sedari.