Saya tidak suka berlari sejak kecil (maka saya hanya handal sebagai GS dalam kumpulan bola jaring kami). selalunya,  saya punya satu ribu satu alasan untuk tidak berlari di padang sekolah. sesekali dipaksa berlari, kawan-kawan menggelar saya penguin. memang, ia kenangan lucu. apatah jika dipaksa berlari sekarang, setelah puluhan tahun saya meninggalkan lumba lari. biarlah, saya hanya jadi penonton pelari lain. mereka ternyata pelumba yang sedang ghairah untuk sampai ke garis penamat. cukuplah. ya, cukup. saya mahu berhenti berlari. bukankah saya suka meminta-minta pada Allah  yang bunyinya begini,



Comments

Anonymous said…
LOMBA

tiga utas medali
tergantung di dinding beku
sepanjang hari sekian waktu
kau memandangnya
dan bertanya:
aku di puncak yang mana?

tiga laksa medali
tergantung di ufuk langit
sepanjang zaman sekian sempadan
akan ada mereka
yang masih berlomba
ingin menakluk
puncak-puncak yang lain.


… poor are those who need too much. Because those who need too much are never satisfied.

(Jose Mujica: Presiden Uruguay yang disebut-sebut sebagai presiden paling miskin di dunia)

http://www.youtube.com/watch?v=hteGnL-8SeU


wassalam,
NB
Mawar Safei said…
Sdr Anonymous @ NB yang lama menyepi,

terima kasih tanggapannya.
saya diasuh tentang buruknya rupa haloba dan cuba mempunyai kerendahan hati.