Hujung minggu lalu saya mencari mawar di tapak semaian. saya mahu kembali kepada kenangan bersama bunda menjaga pohon mawar kesayangan kami. saya jadi riang bertemu lelaki penjaga kebun yang mendapatkan saya mawar yang harumnya, hampir membuat saya menangis. harumnya persis yang selalu saya kutip saat memetik mawar dan meletakkannya di dalam balang kaca di atas meja makan di rumah. dan kini, ada mawar segar yang dibawakan teman jiwa saya di ruang kamar kerja di kampus. agar hidup saya terus wangi dan mekar! amin...

Comments

MOHD SAIDI said…
Assalamualaikum Dr Mawar..

ini url blog saya,

http://saidisam.blogspot.com/

saya persis remaja yang baru belajar, salah dan silap mohon ditunjukkan.
Matahari diliput awan said…
Setangkai mawar merah adalah hadiah yang kulihat selalu diberikan oleh seorang kepada kecintaannya di pintu ketibaan airport, di peron kereta, atau di restoran ketika dua insan sedang jatuh cinta. Mawar...kembang yang sangat berarti kulihat selama aku tinggal di Negeri Atas Angin ini. Kemaren ketika aku turun dari kereta api di stasiun L., kulihat seorang pria menyambut wanitanya dengan setangkai mawar...sambil mereka berpagut melepas rindu dendam seolah tak ingin berpisah lagi. Ah....mawar dan cinta...seperti dua sisi keping mata uang (coin). Pepatah Melayu mengatakan: "Mawar yang indah selalu berduri". Saya harap tidak demikian halnya dengan bunga mawar merah di jambangan yang terletak di meja kerja Dr.Mawar ini.
Mawar said…
Salam kembali Saidi,
tahniah dengan 'rumah baru'. jadi sudah boleh mula mencatat dan kemudian dialih ke cerpenmu ya!
Saadah Jaffar said…
Terima kasih saya ucapkan atas pemberian hadiah hari jadi. Sesungguhnya saya terharu di atas pemberian itu. Hadiah itu saya letakkan di atas rak kamar kerja sebagai perhiasan. Harapnya, mungkin ilham akan datang untuk menulis dengan lebih lancar. Akan saya kenang sampai bila-bila.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih.
Mawar said…
Kak Saadah
selamat panjang umur. semoga terus riang dan riang! hadiah kecil untuk pianist saya! hurrah...
Mazura said…
salam Dr Mawar,
saya Rosmazura, ini url blog saya..
http://mazura2008.blogspot.com.
sungguh cantik bunga mawar itu..seindah senyuman dr..
muhaimi said…
Assalamualaikum...Dr.Mawar..

ini url blog saya,

http://al-muhaimi.blogspot.com

saya hanyalah manusia biasa yang lemah,sedangkan lidah lagi tergigit...salah dan silap mohon ditunjukkan.
Anonymous said…
assalmualikum dr..
dr ni url blog saya..
http://zali7787.blogspot.com

saya menyemput dr ke teratak saya yang tidak seberapa ini..
Mawar said…
Rosmazura, Muhaimi dan Zali,
tahniah dengan blog. semoga mencetus ilham untuk cerpen ya!
syed_saiful said…
Bila cinta diibaratkan seperti mawar yang berduri...
cantik tapi berbisa, bisa lukakan hati seorang lelaki.
cantik hanya luaran, sukar digapai.
bahaya bila didekati,
bila mawar dipetik orang, akan layu binasa diri,
yang tinggal hanya harum mewangi, ahkirnya layu kekeringan dijambangan orang....
Mawar said…
Syed
sdr mempunyai kekuatan bahasa. cerpen pasal penjara dan banduan, sudah saya baca. nanti kita boleh bincangkan...tahniah.